menyapa TUHAN

setiap orang punya garis dan jalur spiritualnya masing-masing..hari ini, saya bersentuhan dengan pernyataan bahwa, "TUHAN, sepertinya kita sudah lama tidak ngobrol"..tafakur ala saya

saya sudah lama tidak menyapaNYA, maksudnya, benar2 menyapa bukan cuma rangkaian rutinitas spiritual, dilakukan karena terbiasa dilakukan..

beberapa hari yang lalu saya membaca buku yang menurut saya bagus, dan menggelitik, karena beberapa pertanyaan saya kepada TUHAN tersirat dan tersurat di buku itu,..judulnya The Madness of GOD. .jujur saja, memang judulnya itu yang membuat saya memutuskan untuk membacanya (jangan membaca buku ini jika tidak membacanya sampai selesai), dan ternyata menyenangkan..karena menyentil saya dengan kenyataan bahwa  saya merindukanNYA..

kemarin saya mencoba menyapa TUHAN,..mencoba berbicara tentang banyak hal yang tidak saya mengerti, mengapa banyak ketidakseimbangan (versi saya), kenapa negeri ini "miskin" padahal sebenarnya kaya, kenapa masih saja banyak air mata sementara yang tertawa juga tidak kalah kencangnya, mengapa ada orang-orang yang tertawa dan bangga atas penghisapannya terhadap orang lain, kenapa bangsa saya tidak benar-benar "merdeka’, mengapa masih banyak hati yang patah sementara tidak sedikit juga hati yang menemukan belahannya, kenapa masih banyak yang mengeluh tentang susahnya membeli mobil terbaru sedangkan masih sangat banyak yang menangis karena hidup terasa sangat pedih buat mereka,…

TUHAN pasti mendengar pertanyaan-pertanyaan itu, saya yakin, dengan keMAHAanNYA saya akan diberi sentilan-sentilan baru agar selalu ingat dan rindu untuk menyapaNYA..

kemarin saya menyapa TUHAN,…dan semoga di "obrolan" berikutnya, TUHAN membuat saya mengerti (sedikit atau banyak) tentang ketidakseimbangan itu..

One Response to “menyapa TUHAN”

  1. Gandung Says:

    God works in mysterius way. Bukan begitu Gi?
    Udah lihat Flatliners? Sekarang lagi sering keluar lho di TV

Leave a Reply