uang..uang..uang

" eh,si-x kerja di peusahaan Y lho "

" oya? gede ya gajinya? "

…..

percakapan yang lain,…

" gila, hebat deh si-Z, keluar negri mulu "

" wah, tajir dong…"

" iya, rumahnya gede, mobilnya bagus "

" wahhh, hebat yaa "

…..

penting banget ya uang??????

g, sering banget mendengar, menyimak, berada di tengah2 percakapan kayak begini, menjadi salah satu bagiannya juga sering,

dan akhir-akhir ini g sering merasa tidak nyaman dengan kenyataan bahwa

doktrin tentang "uang tuh penting bgt! lo ga bisa idup tanpa itu! apa-apa pake uang" - benar2 telah menjadi bagian hidup,

emang bener kan? …can’t live without it,

even buat buang hajat aja bayar, brur.

padahal uang adalah sebentuk sistem pembayaran, tukar menukar, yang nilainya ditentukan oleh manusia juga, harusnya CUMA nominal, ga lebih.

g ga menampik kenyataan bahwa uang memang wajib dimiliki,

buat bisa hidup, dalam kadar hura-hura, atau pun sekedar bertahan.

tapi..yang membuat g merasa tidak nyaman adalah, bahwa uang itu seakan-akan dapat membeli segalanya,

status, kesuksesan, kekuasaan, gelar, cinta, harga diri…even nyawa

uang jadi patokan yang dominan untuk harga sebuah kesuksesan,

yang dengan berat hati harus g akui, telah menjadi sebuah kesepakatan dominan yang tidak tertulis..

yang kebenarannya seolah-olah absolut,

g ga nyaman dengan kondisi ini, tapi g belum bisa berbuat apa-apa untuk lepas darinya……

naif kah g jika g merasa tidak nyaman dengan dominasi uang….?

Leave a Reply