baik buruk
g baru aja nonton oprah winfrey show, di metro tv.
ga tau edisi kapan (ga penting juga), temanya tentang pembunuhan..
so this woman, was a good person..murdered by her husband which is a trustable person in her family….
how could such a terrible thing happen to a nice person?
itu masih jadi pertanyaan besar juga buat g,
kaya’ misalnya, kenapa hal-hal buruk bisa terjadi pada orang-orang baik?
apakah tidak ada orang yang benar-benar cukup baik untuk bisa lepas
dari hal-hal buruk?
atau mungkin ini memang bukan perdagangan atau pertukaran akhlak yang absolut
orang (yang dianggap) baik, belum tentu akan mengalami hal baik, karena hal baik bisa terjadi pada orang (yang dianggap) baik atau orang (yang dianggap) tidak baik
hal-hal baik tidak hanya diperuntukkan bagi orang-orang (yang dianggap) baik saja
jadi, jika ingin menjadi orang (yang dianggap) baik, mungkin sebaiknya bukan karena alasan atau motivas ingin mengalami hal-hal baik, karena ya itu tadi, ini bukan perdagangan akhlak..
lalu, mengapa kita sebaiknya menjadi orang (yang dianggap) baik?
manusia memiliki default sifat-sifat baik, …
jika nurani nya belum mati, suri ataupun benar-benar mati, hal-hal baik yang dilakukan akan memberikan ketenangan, ketentraman, dan kebahagiaan tersendiri (jangan tanyakan bagaimana rasanya, karena tiap orang memiliki standar yang berbeda untuk hal-hal ini)
sedangkan hal-hal tidak baik, akan memiliki efek rasa tersendiri karena sebenarnya hal tersebut melanggar default, meski pada akhirnya pengrusakan default tersebut dapat melahirkan default yang baru “ guilty pleasure of doing bad things”…
semoga, default dan nurani kita belum benar-benar rusak,,,
g percaya, tiap jiwa punya sisi baiknya, yang semoga tidak benar-benar mati dan musnah
orang (yang dianggap) baik, sifat baik adalah sifat dominan,
orang (yang dainggap) tidak baik, sifat baik adalah sifat resesif,….semoga tetap akan hidup,
dan akan muncul secara frekuentatif…